Tulis & Tekan Enter
Logo
images

BELAJAR

Bagaimana Al Quran menjelaskan tentang kata Belajar? 

Al Quran menjelaskan makna belajar menggunakan 26 kata belajar dan perubahannya ( belajar, ajaran, mengajar, mengajarkan, diajar, diajarkan dll ).

Ada 41 kata belajar didalam Al Quran.

Allah menempatkan ke 41 kata belajar tersebut di 36 ayat.

Kemudian ke 36 ayat tersebut di tempatkan di 19 surat.

Ke 36 ayat tersebut, tidak diturunkan/ diajarkan sekaligus, bersamaan, tetapi berangsur-angsur, bagin demi bagian. 

Agar mudah mempelajarinya maka ke 36 ayat tersebut, harus diurutkan dan hasilnya sebagai berikut :

 

AJAR (‘lm) 

‘allama ( 4 ), ‘allamahu ( 4 ), ‘allamaka ( 1 ), ‘allamakum, ‘allamakumu ( 4 ), ‘allamanî ( 1 ), ‘allamnãhu ( 4 ), ‘allamtanã ( 1 ), ‘allamtanî ( 1 ), ‘allamtuka ( 1 ), ‘allamtum ( 1 ), mu‘allamun ( 1 ), nu‘allimahu ( 1 ), tu‘allimani ( 1 ), tu‘allimüna ( 2 ), tu‘allimünahunna ( 1 ), ‘ullimnã ( 1 ), ‘ullimta ( 1 ), ‘ullimtum ( 1 ), yata‘allamüna ( 2 ), yu‘allimãni ( 1 ), yu‘allimuhu ( 2 ), yu‘allimuhumu ( 3 ), yu‘allimuka ( 1 ), yu‘allimukum ( 3 ), yu‘allimüna ( 1 )

 

[96.1-5]

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 

Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang MENGAJAR (manusia) dengan perantaraan pena. 

Dia MENGAJARKAN kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. 

   

[53.1-18]

Demi bintang ketika terbenam, kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru, dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. 

Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya), yang DIAJARKAN kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat, 

Yang mempunyai akal yang cerdas; 

dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli. 

sedang dia berada di ufuk yang tinggi. 

Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi, maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). 

Lalu dia menyampaikan kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan. 

Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya. Maka apakah kamu (musyrikin Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya? 

Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. 

Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratilmuntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. 

Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.

   

[36.69-70]

Dan Kami tidak MENGAJARKAN syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. 

Al Qur'an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan, supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir.

   

[20.71]

Berkata Firaun: "Apakah kamu telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian. 

Sesungguhnya ia adalah pemimpinmu yang MENGAJARKAN sihir kepadamu sekalian. 

Maka sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kamu sekalian dengan bersilang secara bertimbal balik, dan sesungguhnya aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma dan sesungguhnya kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya".

   

[26.49]

Firaun berkata: "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? 

Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang MENGAJARKAN sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya".

   

[27.16]

Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: "HAI MANUSIA, KAMI TELAH DIBERI PENGERTIAN tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu karunia yang nyata".

   

[12.6]

Dan demikianlah Tuhanmu, memilih kamu (untuk menjadi Nabi) dan DIAJARKAN-Nya kepadamu sebahagian dari takbir mimpi-mimpi dan disempurnakan-Nya nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Yakub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya kepada dua orang bapakmu sebelum itu, (yaitu) Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

[12.21]

Dan orang Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya: "Berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik, boleh jadi dia bermanfaat kepada kita atau kita pungut dia sebagai anak." 

Dan demikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi (Mesir), 

dan agar Kami AJARKAN kepadanya takbir mimpi. 

Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.

   

[12.37]

Yusuf berkata: Tidak disampaikan kepada kamu berdua makanan yang akan diberikan kepadamu melainkan aku telah dapat menerangkan jenis makanan itu, sebelum makanan itu sampai kepadamu. 

Yang demikian itu adalah sebagian dari apa yang DIAJARKAN kepadaku oleh Tuhanku. 

Sesungguhnya aku telah meninggalkan agama orang-orang yang tidak beriman kepada Allah, sedang mereka ingkar kepada hari kemudian.

   

[12.68]

Dan tatkala mereka masuk menurut yang diperintahkan ayah mereka, maka (cara yang mereka lakukan itu) tiadalah melepaskan mereka sedikit pun dari takdir Allah, akan tetapi itu hanya suatu keinginan pada diri Yakub yang telah ditetapkannya. 

Dan sesungguhnya dia mempunyai pengetahuan, 

karena Kami telah MENGAJARKAN kepadanya. 

Akan tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.

   

[12.100]

Dan ia menaikkan kedua ibu-bapaknya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. 

Dan berkata Yusuf: "Wahai ayahku inilah takbir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. 

Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah setan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara-saudaraku. 

Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. 

Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

   

[12.101]

Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah MENGAJARKAN kepadaku sebahagian takbir mimpi. (Ya Tuhan). Pencipta langit dan bumi. 

Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.

   

[6.91] 

Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya di kala mereka berkata: "Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia". 

KATAKANLAH: "Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, 

kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebagiannya) 

dan kamu sembunyikan sebagian besarnya, 

padahal telah DIAJARKAN kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui (nya)?" 

KATAKANLAH: "Allah-lah (yang menurunkannya)", kemudian (sesudah kamu menyampaikan Al Qur'an kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.

   

[44.13-14]

Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan, kemudian mereka berpaling daripadanya dan berkata: "Dia adalah seorang yang menerima AJARAN (dari orang lain) lagi pula seorang yang gila.

   

[18.65]

Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, 

yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, 

dan yang telah Kami AJARKAN kepadanya ilmu dari sisi Kami.

   

[18.66]

Musa berkata kepada Khidhr: "Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu MENGAJARKAN kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah DIAJARKAN kepadamu?"

   

[18.67-68]

Dia menjawab: "Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersamaku. Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?"

   

[16.103]

Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata: "Sesungguhnya Al Qur'an itu DIAJARKAN oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)". 

Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya bahasa Ajam, sedang Al Qur'an adalah dalam bahasa Arab yang terang.

   

[21.80]

Dan telah Kami AJARKAN kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu; 

Maka hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah).

   

[2.31] 

Dan Dia AJARKAN kepada Adam nama-nama ( benda ) semuanya, kemudian Dia perlihatkan kepada para Malaikat, seraya berfirman: "Sebutkan kepada-Ku namasemua ( benda ) ini, jika kamu yang benar!"

   

[2.32] 

Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau AJARKAN kepada kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mengetahui, Maha Bijaksana ".

   

[2.102]

Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. 

Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka MENGAJARKAN sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut. padahal keduanya tidak MENGAJARKAN sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir". 

Maka mereka mempelajari dari kedua ( malaikat itu ) apa yang ( dapat ) memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya. 

Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. 

Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka. 

Dan sungguh, mereka sudah tahu, barang siapa membeli ( menggunakan ) sihir itu niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. 

dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu.

   

[2.127-130]

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan pondasi Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): "Ya Tuhan kami, terimalah ( amal ) dari kami (amalan kami). Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui". 

Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang berserah diri kepada-Mu, dan anak cucu kami ( juga )umat yang berserah diri kepada-Mu dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara melakukan ibadah ( haji ) kami, dan terimalah tobat kami. 

Sungguh, Engkaulah Yang Maha Penerima tobat, Maha Penyayang. 

Ya Tuhan kami, utuslah ditengah mereka seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri, 

yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu dan MENGAJARKAN Kitab dan Hikmah kepada mereka 

dan menyucikan mereka. 

Sungguh, Engkaulah yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. 

Dan orang yang membenci agama Ibrahim, hanyalah orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh, Kami telah memilihnya ( Ibrahim ) di dunia ini dan sesungguhnya di akhirat dia termasuk orang-orang saleh.

   

[2.151-152]

Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu seorang Rasul ( Muhammad ) dari ( kalangan ) kamu 

yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu, 

menyucikan kamu 

dan MENGAJARKAN kepadamu kitab ( Al Qur'an ) dan Al-Hikmah (Sunah), 

serta MENGAJARKAN apa yang belum kamu ketahui. 

Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. 

Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.

   

[2.239]

Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka salatlah sambil berjalan atau berkendaraan. 

Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (salatlah), sebagaimana Allah telah MENGAJARKAN kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.

   

[2.251]

Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Daud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah, (sesudah meninggalnya Thalut) dan MENGAJARKAN kepadanya apa yang dikehendaki-Nya. 

Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian manusia dengan sebahagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam.

   

[2.282]

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu`amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. 

Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. 

Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah telah MENGAJARKANnya, maka hendaklah ia menulis, 

dan hendaklah orang yang berutang itu mengimlakan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, 

dan janganlah ia mengurangi sedikit pun daripada utangnya. 

Jika yang berutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakan, maka hendaklah walinya mengimlakan dengan jujur. 

Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki di antaramu). 

Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridai, supaya jika seorang lupa maka seorang lagi mengingatkannya. 

Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan 

JANGANLAH KAMU JEMU MENULIS UTANG ITU, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. 

Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih dapat menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu, (Tulislah muamalahmu itu), kecuali jika muamalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. 

Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; 

dan janganlah penulis dan saksi saling sulit-menyulitkan. 

Jika kamu lakukan (yang demikian), 

maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. 

Dan bertakwalah kepada Allah; 

Allah MENGAJARmu; 

dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

   

[3.48] 

Dan Allah akan MENGAJARKAN kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil.

   

[3.79] 

Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah." 

Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu MENGAJARKAN Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.

   

[3.164] 

Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri, 

yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, 

membersihkan (jiwa) mereka, 

dan MENGAJARKAN kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. 

Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, 

mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata.

   

[4.113] 

Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, tentulah segolongan dari mereka berkeinginan keras untuk menyesatkanmu. Tetapi mereka tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak dapat membahayakanmu sedikit pun kepadamu. 

Dan (juga karena) Allah telah menurunkan Kitab dan hikmah kepadamu, dan telah MENGAJARKAN kepadamu apa yang belum kamu ketahui. Dan adalah karunia Allah sangat besar atasmu.

   

[55.1-4]

(Tuhan) Yang Maha Pemurah, Yang telah MENGAJARKAN Al Qur'an.

Dia menciptakan manusia, MENGAJARnya pandai berbicara.

   

[49.16]

KATAKANLAH (kepada mereka): "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu (keyakinanmu), padahal Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."

   

[62.2]

Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, 

yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, 

menyucikan mereka 

dan MENGAJARKAN kepada mereka Kitab dan Hikmah (As Sunah). 

Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,

   

[5.4] 

Mereka menanyakan kepadamu: "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?" 

KATAKANLAH: "Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatihnya untuk berburu, 

KAMU MENGAJARNYA MENURUT APA YANG TELAH DIAJARKAN ALLAH KEPADAMU, 

Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, 

dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepasnya). 

Dan bertakwalah kepada Allah, 

sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya".

[5.110] 

(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. 

Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; 

dan (INGATLAH) DI WAKTU AKU MENGAJAR KAMU MENULIS, HIKMAH, TAURAT DAN INJIL, 

dan (ingatlah pula) di waktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, 

kemudian kamu meniup padanya, 

lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. 

Dan (ingatlah), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, 

dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, 

dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israel (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, 

lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata."

 


Share:

TAG Keagamaan

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Tinggalkan Komentar